Usaha kuliner berbahan dasar singkong di Pamekasan, Jawa Timur, potensial dikembangkan dan bernilai ekonomis tinggi. Salah satu yang dikenal sebagai khas Madura adalah keripik tette.
Pengajar Universitas Trunojoyo, Bangkalan, Novi Diana Badrut Tamami mengatakan usaha pengolahan singkong menjadi keripik tette merupakan usaha yang sudah mengakar secara tradisi dan membudaya di Pamekasan.
Keripik tette merupakan jenis keripik yang terbuat dari singkong dan pola pembuatan keripik ini dengan cara dipipih (dalam bahasa Madura e tette) sehingga masyarakat Madura familiar dengan sebutan keripik tette.
Keahlian masyarakat dalam membuat keripik tette diwarisi secara turun temurun sejak dahulu. Bahkan hampir setiap rumah tangga yang diteliti dosen Fakultas Pertanian, yakni di daerah Taroan, Proppo, Pamekasan memiliki keahlian memproduksi keripik tette.
"Hanya saja yang menjadi kendala pengrajin keripik tette disana adalah modal," katanya
Selain itu, kebutuhan hidup juga menjadi alasan masyarakat pengrajin keripik itu memilih jenis kegiatan usaha lainnya terutama saat musim tanam tembakau serta pekerjaan lain yang mampu memberikan upah lebih cepat dan lebih besar.
Dikatakan, kegiatan produksi keripik tette di Pamekasan bersumber dari modal pribadi dan belum pernah ada kucuran bantuan modal usaha dari lembaga formal, baik bank maupun pemerintah daerah setempat.
Status pengrajin agroindustri keripik tette rata-rata juga berprofesi sebagai petani sehingga seringkali modal usaha untuk pembuatan keripik tette dialokasikan untuk modal usaha tani komoditas tertentu terutama padi, jagung, dan tembakau.
"Oleh karena itu, otomatis kegiatan produksi keripik tette disana akan terhenti dan akan mulai berproduksi lagi jika modal untuk usaha telah terkumpul," katanya.
Novita menuturkan, sekitar 60 persen dari responden yang pernah diteliti menempuh strategi mencari pinjaman pada keluarga dekat untuk mengumpulkan modal usahanya. Tenaga kerja yang terlibat dalam agroindustri keripik tette semuanya perempuan. Hampir 93 persen pekerja merupakan suku Madura, sedangkan sisanya pendatang.
Peran laki-laki hanya sebagai pemberi modal kepada kaum ibu rumah tangga untuk menjalankan produksi keripik tette. Kepala keluarga memiliki spesialisasi kerja tertentu yaitu petani atau petani penggarap serta pekerjaan di sektor lain seperti sopir, tukang ojek, pegawai negeri sipil, dan pekerja di gudang tembakau.
Kondisi tersebut menggambarkan bahwa agroindustri keripik tette di Pamekasan selama ini masih dilakukan dalam skala kecil. Dalam satu kali proses produksi rata-rata hanya menggunakan 45 kilogram singkong. Proses produksi hanya tiga kali dalam seminggu artinya 10 kali produksi dalam satu bulan. Padahal, nilai tambah per bahan baku yang disumbangkan kegiatan pengolahan singkong menjadi keripik tette sebesar Rp 7.691.
"Dari nilai tambah ini berdasarkan hasil penelitian kami, terdapat share kepada tenaga kerja langsung yang dipakai sebesar Rp 1.340 per hari/orang, sedangkan keuntungan bersih yang diterima sebagai balasan kepada pengusaha keripik tette adalah sebesar Rp 2.857.950 dalam satu bulan," katanya.
Jadi, sambung Novita, sebenarnya peningkatan skala produksi secara otomatis akan meningkatkan potensi penambahan pendapatan tunai yang diterima pengusaha maupun tenaga kerja pengolahan keripik tette di Pamekasan.
Hasil lokakarya potensi ekonomi kreatif di Pemkab Pamekasan belum lama ini menyebutkan, keripik tette memang salah satu jenis usaha kuliner yang teridentifikasi sangat potensial dikembangkan. Selain bahan dasarnya banyak ditanam masyarakat petani di Pamekasan, jenis keripik ini juga sangat diminati masyarakat, baik warga Pamekasan sendiri ataupun luar Pamekasan.
"Selain keripik tette, jenis usaha kuliner lainnya yang merupakan kuliner khas Pamekasan adalah campor lorjuk," kata Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Pamekasan Basri Yulianto seperti dilansir Antara, Sabtu (10/10).
Hanya saja, untuk keripik tette, perlu perbaikan kemasan dan pola pemasaran yang saat ini masih tradisional sehingga perlu pembinaan khusus agar menjadi lebih baik.
Untuk urusan Profesional AQIQAH NURUL HAYAT pilihannya!! Memilih layanan Aqiqah jangan asal coba-coba.
- Dalam pemilihan hewan dan penyembelihan ada syarat sah sesuai syariat.
- Dalam masakan sebaiknya higienis dan juga memenuhi selera cita rasa. Jangan sampai tamu undangan kita kecewa.
Hadir dekat dengan kita. Berbagai jenis olahan seperti Sate, Gule, Rendang, Krengsengan Daging, Tongseng, Nasi Kebuli, Rica, dan olahan lainnya akan menyempurnakan kekhidmatan acara Aqiqah Anda.
Dengan hanya 1,75 juta Anda sudah mendapatkan:
✅ Kambing/domba
✅ Gratis biaya penyembelihan
✅ Gratis biaya masak menjadi sate/gule
✅ Gratis pengiriman
✅ Sertifikat aqiqah
✅ Voucher Umroh sebesar Rp 500.000
✅ Anda beraqiqah sekaligus sedekah. Karena setiap laba penjualan dipakai untuk mendukung program pemberdayaan yatim dan dhuafa
Tunggu apa lagi? Silakan bertanya dan dapatkan informasi seputar hukum dan layanan aqiqah dari admin kami.
📲 wa.me/6287853000101
☎️ (031) 8783344
www.aqiqahnurulhayat.com
--------------------------
Pertama Bersertifikasi Halal MUI dan Berstandart Higienis Depkes


Komentar
Posting Komentar